Diduga Diabaikan Bertahun-tahun, Dua Tiang Listrik Nyaris Roboh di Kampung Nabeng Ancam Keselamatan Warga dan Siswa

Dpi News – Pandeglang |Kondisi sejumlah tiang listrik di Kampung Nabeng, Desa Simpangtiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, menuai kekhawatiran masyarakat. Beberapa tiang listrik terlihat miring dan tidak lagi berdiri tegak sebagaimana mestinya.

Dari beberapa titik yang ada, dua tiang listrik disebut berada dalam kondisi paling mengkhawatirkan. Kedua tiang tersebut berada di depan Musholla Arrohman dan di depan SD Negeri Turus 2.

Read More

Lokasi kedua tiang listrik itu dinilai cukup rawan karena berada di jalur yang setiap hari dilalui masyarakat. Selain itu, tiang listrik di depan SD Negeri Turus 2 berada di area yang dipadati aktivitas siswa, guru, dan warga sekitar.

Warga Kampung Nabeng mengatakan kondisi tiang listrik yang condong itu bukan terjadi baru-baru ini. Menurut mereka, keadaan tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun, namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan dari pihak terkait.

“Kondisi ini sudah lama, bukan baru satu dua bulan. Sudah beberapa tahun tiang listrik itu miring, terutama yang di depan musholla dan yang dekat SD Turus 2,” ujar Dadan Nurdani

Warga mengaku semakin khawatir karena posisi tiang listrik terlihat semakin condong dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan, terutama saat musim hujan disertai angin kencang.

Menurut warga, jika tidak segera ditangani, tiang listrik tersebut dikhawatirkan bisa roboh sewaktu-waktu. Apalagi beberapa bagian penopang tiang terlihat mulai melemah.

Perhatian warga kini terutama tertuju pada tiang listrik yang berada di depan SD Negeri Turus 2. Lokasi itu setiap hari dilalui anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah.

Anak-anak juga kerap terlihat berkumpul atau bermain di sekitar area tersebut. Hal itu membuat warga semakin khawatir jika kondisi tiang listrik terus dibiarkan tanpa perbaikan.

“Yang paling kami khawatirkan itu yang di depan SD. Anak-anak setiap hari lewat situ. Kalau sampai roboh, kami takut ada korban,” kata warga lainnya.

Selain di depan sekolah, tiang listrik yang berada di depan Musholla Arrohman juga menjadi perhatian warga. Lokasi tersebut merupakan akses yang sering dilalui masyarakat, terutama saat waktu salat dan kegiatan keagamaan berlangsung.

Masyarakat menilai kondisi ini seharusnya sudah menjadi perhatian pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan jaringan listrik. Namun hingga saat ini warga mengaku belum melihat adanya langkah nyata untuk memperbaiki tiang listrik yang miring tersebut.

Situasi ini membuat warga mulai mempertanyakan pemeliharaan terhadap infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut. Padahal keberadaan tiang listrik yang kokoh dan aman sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Sejumlah warga bahkan menduga pemeliharaan terhadap jaringan listrik di wilayah tersebut kurang mendapat perhatian. Pasalnya, kondisi tiang listrik yang miring sudah terlihat cukup lama namun belum juga diperbaiki.

“Kami hanya ingin ada perhatian. Jangan sampai menunggu kejadian dulu baru diperbaiki. Kalau sampai ada korban jiwa baru bergerak, itu sudah terlambat,” ujar Dadan

Warga Kampung Nabeng berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi tiang listrik tersebut. Mereka juga meminta agar tiang listrik yang sudah tidak layak segera diperbaiki atau diganti.

Menurut warga, langkah cepat sangat diperlukan karena potensi bahaya bisa terjadi kapan saja. Apalagi lokasi tiang listrik yang bermasalah berada di fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan, warga khawatir risiko kecelakaan akan semakin besar. Tiang listrik yang roboh tidak hanya berpotensi menimpa warga, tetapi juga bisa menimbulkan gangguan jaringan listrik.

Karena itu masyarakat berharap dapat pihak terkait segera mengambil tindakan agar potensi bahaya tersebut tidak sampai menimbulkan korban, terutama bagi para siswa SD Negeri Turus 2 dan warga yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *